Berita  

Berantas Kaki Gajah, Satgas Yonif 310/KK Bersinergi dengan Dinkes Kab. Keerom

Sukabumi.jurnalnetwork.id – Dalam rangka menekan kasus penyakit Filariasis (Kaki Gajah), Satgas Yonif 310/KK bekerjasama dengan Dinkes Provinsi Papua, Dinkes Kab. Keerom dan Puskesmas Yaffi di SDN Inpres Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Jumat (26/1/2024).

Kaki gajah atau filariasis adalah pembengkakan tungkai akibat infeksi cacing jenis filaria. Cacing ini menyerang pembuluh getah bening dan ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit kaki gajah masih ada di Indonesia, salah satunya di daerah Papua.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Markas Komando Taktis di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dikatakan Dansatgas, kegiatan ini dilakukan pihaknya yang berada di Pos Yabanda dan diawaki langsung oleh Dokter Batalyon Yonif 310/KK Letda Ckm dr. Rizky Ananda Prawira Marpaung.

Lanjut dikatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memutus mata rantai dan mencegah terjadinya kecacatan akibat penyakit Kaki Gajah serta mengetahui tingkat kesehatan anak-anak, mendeteksi dan mengeliminir serta melaksanakan pengobatan pertama bagi anak-anak yang terkena Filariasis.

Baca Juga :  Polsek Cisaat Lakukan Pengawasan Tempat Wisata Kolam Renang

“Yang kita lakukan merupakan upaya pencegahan dini serta sebagai sarana menyampaikan pesan kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Letkol Inf Andrik Fachrizal.

Semetara itu Dokter Batalyon yang akrab disapa dr. Rizky menambahkan pemeriksanaan dilakukan kepada siswa-siswi kelas 1 dan 2 SDN Inpres Yabanda.

“Dari 37 siswa yang kami periksa, ditemukan 1 siswa yang positif mengidap Penyakit Filariasis (Kaki Gajah) dan langsung ditangani dan ditindaklanjuti baik pencegahan maupun pengobatan,” tambah dr. Rizky.

Disisi lain Kepala Sekolah SD Inpres Yabanda, Penehas Rumere (53) sangat berterima kasih sekali atas terselenggaranya kegiatan ini. Dirinya berharap kegiatan serupa dapat terselenggara secara kontinyu sehingga tingkat kesadaran dan kesehatan masyarakat terutama anak-anak tetap terjaga guna mendukung tercapainya program Indonesia Sehat Indonesia Hebat.

 

 

Reporter : Juli
Editor : Arf,S

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *