Dikabarkan Hilang, Dua Bocah Kakak Beradik Nyasar Sampai Melewati Kuburan Cina di Nagrak Sukabumi

 

SUKABUMI.JURNALNETWORK.ID – Keke 10 Tahun dan Nauky 5 Tahun Dua Bocah Kakak beradik ini sempat hilang selama dua jam, sampai di temukan warga di jalan Alternatif Nagrak, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan kondisi kelaparan dan wajah pucat.

Kejadian tersebut, terjadi saat Kakak beradik itu, bermaksud hendak membeli salah satu peralatan untuk keperluan Sekolah. Dari keterangan Orang Tua Korban yang biasa dipanggil Bray mengatakan, saat itu, istrinya sedang melakukan Sholat Isya. Dua anaknya pergi tampa pamit saat itu, hendak membeli penghapus di belakang ruko tempat tinggal mereka.

“Kata tukang rokok yang biasa mangkal di depan toko saya mengatakan bahwa kedua anak tersebut terlihat keluar toko melewati gang sempit yang ada di samping pertokoan sekitar jam 18:30 WIB,” kata orang tuanya kepada awak media, Kamis (18/05/2023).

Pertokoan yang terletak di jalan Suryakencana Cibadak, tepatnya di depan Gang Kristin tersebut memang terlihat masih rame dilalui oleh warga. Sehingga Kakak beradik ini berani keluar untuk berbelanja di warung yang ada di belakang ruko dengan melintasi rel kereta api di Kampung Sukajadi, Kel/Kec Cibadak tempat biasa sang anak berbelanja. Namun setelah beberapa jam kemudian kedua anak ini tak kunjung kembali, sehingga membuat resah ibu sang anak yang telah usai melaksanakan Sholat Isya.

Baca Juga :  Membuka Festival Pencak Silat, Wagub Iyos: Menjaga Warisan Leluhur Yang Harus di Jungjung Tinggi

“Saya lagi Sholat Isya tadi, dua anak saya pergi keluar hendak berbelanja namun sampai saat ini belum kembali,” ungkap, Sang Ibu.

Dengan rasa cemas sang ibu lalu menelepon suaminya yang saat itu sedang berjualan di jalan Karangtengah Cibadak sekaligus meminta pertolongan warga.

Warga yang mendengar ada anak yang hilang langsung secara spontan bersama-sama mencari keberadaan dua kakak beradik tersebut, menelusuri kampung Sukajadi sampai kejalan Alternatif Nagrak.

“Alhamdulillah, ada dua anak yang diamankan oleh ojek pangkalan di jalan alternatif Nagrak tepatnya di depan toko modern Indomaret dengan keadaan kelaparan,” kata, Ujang Warga yang ikut berpartisipasi mencari dua bocah tersebut.

Lanjutnya, untung dua anak tersebut masih bisa ditemukan, kalau tidak entah apa yang terjadi kepada kedua orang tuanya yang sudah histeris dan menangis kehilangan anak.

“Anak ini terlihat berjalan dari arah atas dekat kuburan Cina dan menuju ke arah bawah ke pertigaan jalan alternatif Nagrak. Anak ini mampir di Mesjid yang ada di jalan alternatif dengan kondisi pucat pasi dan kelaparan,” terang, Piye salah satu anggota Ojek Pangkalan yang menemukan dua bocah yang hilang.

Baca Juga :  UKA Grup Bersinergi Dengan Ormas GNBI Bantu Pembangunan Masjid,Warga Mengaku Senang

Piye menceritakan, saya kira tadi anak pemulung yang biasa lewat disini, namun setelah saya perhatikan ternyata bukan, makanya saya dekati dan menanya kedua anak tersebut, karena melihat kondisinya yang kelaparan saya sempat membelikan makanan dan memberikan air teh panas kepada kedua bocah tersebut. Dan rencana saya ketika tak ada yang mencari anggota keluarga yang hilang mau saya serahkan saja ke Polsek Nagrak untuk nanti dibantu oleh pihak kepolisian mencari orang tuanya.

“Beruntung ada tiga orang yang mencari yang mengaku warga Sukajadi yang kehilangan anak, makanya dengan teliti saya tanya dulu dan sesudah memastikan baru saya kasihkan kedua anak tersebut untuk dibawa pulang,” ujar Piye.

Sementara itu, setelah bertemu dengan pihak keluarga Keke dan Nauky mengatakan, bahwa waktu saat berbelanja ada seorang wanita muda di jalan yang mengajaknya untuk ikut.

“Tadi ada seorang perempuan yang ngajak Keke untuk ikut dengan nya, tapi Keke takut dan lari bersama Naufal, hingga nyasar,” jelasnya.

Baca Juga :  Sambangi warga Sinergitas Bhabinkamtibmas Polsek Cisaat dan Babinsa Koramil Cisaat

Dari keterangan beberapa warga di lingkungan kampung Sukajadi, pada waktu ba’da Isya memang terlihat dua anak yang berjalan menelusuri jalan lingkungan di perumahan penduduk, tapi tidak terlihat ada seseorang yang mendampingi atau mengikuti dua bocah tersebut.

“Iya saya sempat lihat tadi, kirain anak dari warga sini, jadi ngk terlalu kuatir kalau itu anak yang sedang dicari oleh keluarganya,” kata, Mas Joko yang kebetulan melihat dua bocah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *