Berita  

Hormati Aturan Adat, Warga Sakit Harus Diasingkan, Satgas Yonif 310/KK Tidak Tinggal Diam !

Sukabumi.jurnalnetwork.id – Salah satu aturan adat yang mengharuskan jika warga sakit lebih dari 3 hari maka harus diasingkan keluar kampung, Pos Tatakra Satgas Yonif 310/KK cek kondisi Anton Ball (65) diperasingan untuk lakukan pengobatan dan berikan sembako di Kampung Tatakra, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Kamis (25/1/2024).

Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Markas Komando Taktis di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

“Tugas kami disini selain menjaga perbatasan adalah membantu kesulitan warga, terutama masalah kesehatan menjadi salah satu prioritas penugasan kami diperbatasan,” ungkapnya.

Lanjut dikatakan Dansatgas, Yonif 310/KK selalu siap memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan, baik yang datang langsung ke pos maupun kita yang mendatangi warga karena terkendala dengan jarak yang sangat jauh untuk berobat.

Sementara itu, Danpos Tatakra Letda Inf S. Simanullang menjelaskan bahwa pengasingan Anton Ball ini merupakan aturan adat yang mengharuskan warganya jika sakit lebih dari 3 (tiga) hari maka harus diungsikan keluar kampung, hal ini mereka percayai agar penyakitnya lekas sembuh dan tidak menularkan kepada warga lainnya.

Baca Juga :  Patroli Dialogis Sampaikan Pesan Kamtibmas Pada Masyarakat Oleh Unit Samapta Polsek Cisaat

Tibanya di lokasi, Tim Kesehatan Satgas melaksanakan pengecekan kondisi tubuh, tekanan darah dan pemasangan infus serta memberikan bantuan paket sembako kepada keluarga Anton Ball untuk memenuhi dan meringankan kebutuhan mereka.

“Meski lokasinya jauh, akan tetapi tidak menjadi penghalang. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga sekitar dan wujud komitmen bahwa Satgas Yonif 310/KK akan selalu membantu kesulitan masyarakat di perbatasan,” tambah Danpos.

Disisi lain, Lazarus (35) anak tertua Anton Ball mengucapkan syukur dan terima kasihnya kepada personil Satgas yang telah peduli dan berikan pengobatan kepada orang tua nya.

“Saya tidak menyangka bapak Danpos akan datang kesini dan obati ayah kami. Kami terharu dengan yang bapak Danpos lakukan, bantuan ini sangat berarti untuk kesembuhan orang tua kami, sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” ucap Lazarus.

 

Reporter : Juli
Editor : Arf,s

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *